15 Nov 2021

Penggunaan Keamanan Berkelanjutan dalam Aplikasi Web

Continuous integration and continuous deployment (CI/CD) adalah istilah yang digunakan untuk keamanan berkelanjutan dalam aplikasi web, dimana proses keamanan aplikasi web bagian dari proses berkelanjutan DevSecOps atau SecDevOps. Istilah continuous security sedikit membingungkan bagi beberapa orang, makna dari istilah tersebut dapat juga diartikan dengan kontinu, atau tidak terputus dalam konteks keamanan aplikasi web. Dapat juga dikaitkan dengan solusi keamanan web secara real time dan sistem pemantauan berkelanjutan seperti firewall aplikasi web (WAF) dan perlindungan diri aplikasi runtime (RASP), yang di rancang untuk mitigasi dari risiko keamanan web.

Namun, untuk melindungi aplikasi web Anda dari peretas jahat, Anda tidak dapat mengandalkan aktivitas waktu secara real time saja . Untuk menghindari serangan siber dan pelanggaran data, Anda harus mengetahui permukaan serangan Anda dan menghilangkan masalah yang menciptakan risiko keamanan informasi, bukan hanya mengurangi. Ini melibatkan penggunaan pemindai keamanan untuk menemukan kerentanan yang diketahui seperti injeksi SQL dan skrip lintas situs (XSS), serta kesalahan konfigurasi. Pengujian kemudian harus diikuti dengan manajemen kerentanan yang efisien, perbaikan, dan validasi.

Sangat tidak memungkinkan untuk melakukan pemindaian aplikasi web 24 jam sehari. Oleh karena itu, kata berkelanjutan dalam pengertian pengujian keamanan aplikasi web, seperti halnya integrasi berkelanjutan dan penyebaran berkelanjutan, maknanya adalah keamanan terjalin dalam seluruh siklus hidup pengembangan perangkat lunak (SDLC) dan bukan hanya pemindaian kerentanan satu kali untuk masalah keamanan sebelum rilis.

 

Evolusi keamanan berkelanjutan

Untuk memahami keamanan berkelanjutan yang anda gunakan adalah yang terbaik, anda bisa membandingkan praktik pengembangan saat ini dengan sebelumnnya dan melihat perubahan secara kualitas dan hasil pengujian perangkat lunak secara umum.Dalam metodologi lama ada tahap yang didedikasikan untuk pengujian perangkat lunak. Pada tahap ini, pengujian dilakukan secara manual. Setiap kesalahan yang ditemukan kemudian diperbaiki oleh pengembang. Pengujian keamanan dalam metodologi lama paling sering merupakan bagian dari fase pengujian manual dan hanya melibatkan pengujian penetrasi manual.

Dengan beralih ke metodologi yang lebih efektif, pengujian perangkat lunak menjadi bagian dari siklus hidup pengembangan perangkat lunak. Setiap fungsionalitas baru atau yang diperbarui dikembangkan dan kemudian segera diuji sesudahnya. Namun, agar hal ini dapat dilakukan, pengujian tidak lagi dapat dilakukan secara manual. Bisnis perlu mengotomatisasi proses jaminan kualitas perangkat lunak dengan menggunakan alat seperti Selenium.

Sayangnya, pengujian keamanan sering dilakukan secara manual oleh penguji sebelum tahap rilis alih-alih menjadi bagian dari otomatisasi, meskipun aplikasi pemindaian keamanan modern saat ini sangat cocok untuk integrasi. Dalam pengaturan yang tidak terlalu gesit seperti itu, tim keamanan disimpan jauh dari tim pengembangan.

Bagaimana Anda bisa mencapai keamanan berkelanjutan?

Untuk mencapai keamanan berkelanjutan, pengembang harus mengenal solusi yang mendukung keamanan aplikasi web yang benar benar efektif. Namun, karena banyaknya kesalahan positif, yang memerlukan penanganan manual dan pengujian ulang kerentanan keamanan, sebagian besar solusi yang seharusnya dirancang untuk keamanan berkelanjutan (seperti alat SAST) mempersulit pencapaian otomatisasi yang sebenarnya.

Untuk mendapatkan manfaat dari keamanan berkelanjutan, Anda memerlukan solusi keamanan aplikasi web modern, bukan hanya pemindai kerentanan sederhana. Anda memerlukan solusi yang dapat Anda integrasikan sepenuhnya dengan sistem yang ada, yang tidak akan membanjiri Anda dengan kesalahan positif, dan yang secara efektif akan memungkinkan Anda menjadikan keamanan sebagai bagian dari lingkungan gesit Anda. Dan Acunetix adalah solusi terbaik bagi pengembang.

0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.